Penjelasan Tentang Sholat Rawatib Pengertian Waktu Dan Niatnya

Ada banyak sekali macam-macam sholat sunnah salah satunya adalah sholat rawatib. Apa itu sholat rawatib ? Berikut ulasan tentang sholat rawatib.

Pengertian 

Shalat rawatib ialah shalat yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat fardlu.


Melihat waktunya, shalat rawatib terbagi dua :

a. Shalat sunnat qabliyyah, waktunya semenjak masuk waktu shalat fardlu sampai habis waktu shalat fardlu.
b. Shalat sunnat ba’diyyah, waktunya semenjak setelah mengerjakan shalat fardlu sampai waktu shalat fardlu habis.

Shalat rawatib juga dapat dibagi menjadi :

1. Mu’akkadah, yaitu shalat sunnat rawatib yang selalu dilakukan Rasulullah SAW. dan tidak pernah Beliau tinggalkan. Shalat sunnat rawatib mu’akkadah adalah :

a.    Dua rakaat sebelum shalat Shubuh (sesudah shalat Shubuh tidak ada ba’diyah). Niatnya adalah :

أُصَلِّي سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى

b.    Dua rakaat sebelum shalat Dhuhur. Niatnya adalah :

أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً للهِ تَعَالَى

c.    Dua rakaat sesudah Dhuhur

أُصَلِّي سُنَّةَ الظُّهرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى

d.    Dua rakaat sesudah shalat Maghrib

أُصَلِّي سُنَّةَ الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى

e.    Dua rakaat sesudah shalat ‘Isya`

أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً للهِ تَعَالَى

2. Ghairu mu`akkadah, yaitu kebalikan dari shalat sunnat rawatib mu`akkadah. Shalat sunnat rawatib ghairu mu`akkadah adalah :

a.   Dua rakaat sebelum Dhuhur (ditambah sunnat muakkadah menjadi empat rakaat)
b.   Dua rakaat sesudah Dhuhur (ditambah sunnat muakkadah menjadi empat rakaat)
c.   Empat rakaat sebelum shalat Ashar (sesudah shalat Ashar tidak ada shalat sunnat ba’diyyah)
d.    Dua rakaat sebelum shalat Maghrib
e.    Dua rakaat sebelum shalat ‘Isya`

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam shalat rawatib :
  1. Niat menurut macam shalatnya
  2. Tidak dengan azdan dan iqamah
  3. Bacaannya tidak dikeraskan
  4. Sebaiknya tiap dua rakaat satu salam
  5. Diutamakan sebaiknya tempat mengerjakan pindah bergeser sedikit dari tempat shalat fardlu yang dikerjakan.
  6. Mengerjakan shalat rawatib dengan berjamaah hukumnya mubah.
Catatan
Setelah shalat sunnah qabliyah Shubuh dianjurkan membaca doa berikut tiga kali

اللهُمَّ رَبَّ جِبْرِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَمُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Sebagian ulama menceritakan bahwa selalu melaksanakan shalat qabliyyah Shubuh dengan membaca surat Alam Nasyrah dalam rakaat pertama dan surat Fil dalam rakaat kedua dapat mencegah sakit bawasir (amien).

DONASI VIA DANA Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain https://syariatislam10.blogspot.com/. Terima kasih.
Newer Posts Newer Posts Older Posts Older Posts

More posts

Comments

Post a Comment