Niat Jamak Dan Qoshor Lengkap Dengan Tata Cara Pelaksanaannya
Syariat islam memberi keringanan kepada mereka-mereka yang sedang bepergian dalam bentuk sholat jamak dan sholat qoshor. Sebenarnya apa yang dimaksud sholat jamak dan sholat qoshor tersebut. Banyak dari kalangan muslim yang kurang memahami apa yang dimaksud sholat jamak dan sholat qoshor tersebut.
Akhirnya, dikarenakan belum mengetahui mengenai tata cara melakukan jama' qashar tersebut menjadikan mereka tidak melakukannya. Demi mencari aman karena jamak qoshor itu berhubungan dengan ibadah fardhu, dan mereka takut jika salah dalam menerapkannya. Oleh sebab itu mari kita memahami dengan baik, 2 hal tersebut.
1. SHALAT QASHAR
Qashar sendiri memiliki arti Meringkas jadi, Sholat qoshor adalah meringkas shalat dari 4 (empat) raka’at menjadi 2 (dua) raka’at. Apa hukum melakukan shalat Qoshor? Jawaz (Boleh) dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
Bagi makmum yang ragu apakah imam niat qashar atau tidak sedang imam termasuk musafir, diperbolehkan untuk bermakmum dengan niat mengqashar shalat. Hanya ia harus mengikuti imam bila ternyata imam menyempurnakan shalat (tidak mengqashar).
2. SHALAT JAMAK
Jamak sendiri memiliki arti mengumpulkan. Jadi, shalat jamak adalah mengumpulkan atau mengerjakan 2 shalat fardhu dilakukan pada satu waktu. Mengenai hukum dan ketentuan-ketentuannya sama dengan shalat qoshor diatas. Namun ada ketentuan-ketentuan tambahan sebagai berikut.
Shalat jamak sendiri dibagi menjadi 2 bagian:
2. Jamak Ta'khir
Yaitu mengumpulkan shalat Dhuhur dan Ashar dengan dilaksanakan pada waktu Ashar dan mengumpulkan maghrib dan isya dengan dilaksanakan pada waktu isya. Dengan beberapa syarat sebagai berikut:
2. Udzur (perjalanan) tetap berlangsung sampai selesai shalat yang kedua. Karena itu, bila sebelum shalat kedua atau di tengah-tenghnya ia bermuqim, shalat kedua menjadi ada’ dan shalat pertama menjadi qadla` tanpa dosa.
3. Dalam jama' ta'khir tidak disyaratkan tertib, muwalah, dan niat jama' dilakukan pada waktu shalat yang awal. Hanya saja ketiganya sunnah dilakukan.
1. SHALAT QASHAR
Qashar sendiri memiliki arti Meringkas jadi, Sholat qoshor adalah meringkas shalat dari 4 (empat) raka’at menjadi 2 (dua) raka’at. Apa hukum melakukan shalat Qoshor? Jawaz (Boleh) dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
- Bepergian tidak bertujuan untuk maksiat.
- Jarak yang akan ditempuh minimal dua marhalah/16 farsakh. Jarak ini bila mengikuti ukuran umum saat ini adalah :
Mayoritas ulama'.....................................119,9 km.
Ahmad Al–Husain Al–Mishri.................94,5 km.
Al-Ma’mun..............................................89.999992 km
Kitab Tanwirul Qulub .............................80,64 km.
Kitab Fiqhul al – Islamy...........................88,704 km.
Kitab At-Taqrirat As-Sadidah...................82 km.
Ahmad Al–Husain Al–Mishri.................94,5 km.
Al-Ma’mun..............................................89.999992 km
Kitab Tanwirul Qulub .............................80,64 km.
Kitab Fiqhul al – Islamy...........................88,704 km.
Kitab At-Taqrirat As-Sadidah...................82 km.
- Shalat yang diqoshor adalah shalat ada'(shalat yang dikerjakan pada waktunya), bukan shalat qadla`
- Niat qoshor shalat saat takbirotul ihrom.
أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ مَقْصُورَةً ِللهِ تَعَالى
- Tidak dilakukan dengan cara makmum kepada orang yang menyempurnakan shalatnya (tidak qoshor), baik imam tersebut seorang musafir ataupun muqim.
- Dilakukan masih dalam berpergian ,sehingga apabila ditengah – tengah shalat qoshor ragu–ragu atau bahkan yakin telah sampai di daerah mukimnya, maka wajib menyempurnakan shalatnya
- Qoshor dilakukan setelah melewati batas desanya.
- Bepergian dengan satu tujuan daerah tertentu. Yaitu dengan cara mengetahui jarak perjalanan yang akan ditempuh adalah mencapai dua marhalah. Dengan demikin, orang yang tidak punya tujuan tertentu (kebingungan) tidak boleh melakukan qoshor.
- Selalu menjaga kemantapan niat qoshor selama shalat berlangsung, sehingga umpama di tengah– tengah melaksanakan shalat muncul keraguan apakah akan meneruskan shalat dengan qoshor atau menyempurnakan atau mengganti niat shalat qoshor ke shalat yang sempurna, maka shalat harus dilakukan secara sempurna.
- Mengetahui diperbolehkannya shalat qoshor
Bagi makmum yang ragu apakah imam niat qashar atau tidak sedang imam termasuk musafir, diperbolehkan untuk bermakmum dengan niat mengqashar shalat. Hanya ia harus mengikuti imam bila ternyata imam menyempurnakan shalat (tidak mengqashar).
Jamak sendiri memiliki arti mengumpulkan. Jadi, shalat jamak adalah mengumpulkan atau mengerjakan 2 shalat fardhu dilakukan pada satu waktu. Mengenai hukum dan ketentuan-ketentuannya sama dengan shalat qoshor diatas. Namun ada ketentuan-ketentuan tambahan sebagai berikut.
Shalat jamak sendiri dibagi menjadi 2 bagian:
1. Jamak Taqdim
Yaitu mengumpulkan solat Dhuhur dan Ashar dengan dilaksanakan pada waktu Dhuhur dan mengumpulkan shalat Maghrib dan ‘Isya dengan dilaksanakan pada waktu maghrib. Dengan beberapa syarat sebagai berikut:
Niat shalat kedua (Ashar)- Tertib, artinya mendahulukan shalat Dhuhur dari shalat Ashar dan mendahulukan shalat Maghrib dari Isya'.
- Niat jama' saat melaksanakan shalat yang pertama, yakni waktu takbiratul ihram sampai salam. Namun yang lebih utama melaksanakan niat tersebut bersamaan dengan takbiratul ihram. Untuk niatnya adalah seperti contoh berikut :
أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ مَجْمُوْعًا إِلَيْهِ فَرْضُ الْعَصْرِ جَمْعًا تَقْدِيْمًا لِلّه تـَعَالى
أُصَلِّيْ فَرْضَ اْلعَصْرِ مَجْمُوْعًا بِفَرْضِ الظُّهْرِ جَمْعًا تَقْدِيْمًا لِلَّهِ َتعَالى
3. Muwalah artinya melaksanakan shalat pertama dengan shalat kedua secara langsung, tanpa ada pemisah yang lama menurut kebiasaan. Menurut sebagian ulama' ukuran pemisah yang lama adalah waktu yang cukup digunakan mengerjakan shalat dua raka'at.
Apabila ada pemisah yang lama meskipun karena udzur seperti tertidur maka shalat yang kedua harus dilakukan pada waktunya, kecuali pemisah tersebut adalah hal-hal yang berkaitan dengan kemashlahatan shalat seperti melaksanakan wudlu atau tayammum, mendengarkan adzan, iqamah, dan lain-lain.
Catatan:
Orang yang telah melakukan jama’ taqdim tanpa qashar kemudian bermuqim (perjalanannya berhenti) sebelum memasuki waktu shalat kedua tidak wajib untuk mengulangi lagi shalat kedua pada waktunya.
Apabila ada pemisah yang lama meskipun karena udzur seperti tertidur maka shalat yang kedua harus dilakukan pada waktunya, kecuali pemisah tersebut adalah hal-hal yang berkaitan dengan kemashlahatan shalat seperti melaksanakan wudlu atau tayammum, mendengarkan adzan, iqamah, dan lain-lain.
Catatan:
Orang yang telah melakukan jama’ taqdim tanpa qashar kemudian bermuqim (perjalanannya berhenti) sebelum memasuki waktu shalat kedua tidak wajib untuk mengulangi lagi shalat kedua pada waktunya.
2. Jamak Ta'khir
Yaitu mengumpulkan shalat Dhuhur dan Ashar dengan dilaksanakan pada waktu Ashar dan mengumpulkan maghrib dan isya dengan dilaksanakan pada waktu isya. Dengan beberapa syarat sebagai berikut:
- Niat untuk melakukan shalat yang pertama dalam waktu shalat yang kedua pada waktu shalat yang pertama (Dhuhur atau Maghrib), jadi jika kita ingin menjamak ta'khir magrib dengan isya' maka saat masuk waktu magrib kita niat shalat magrib dijamak ta'khir dengan shalat isya'. Untuk niatnya adalah seperti contoh berikut :
Niat shalat yang pertama (Dhuhur)
Niat shalat yang kedua (Ashar)
أُصَلِّيْ فَرْضَ الظُّهْرِ مَجْمُوْعًا بفَرْضِ الْعَصْرِ جَمْعًا تَأخيرًا لِلّه تَعَالى
أُصَلِّيْ فَرْضَ اْلعَصْرِ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ فَرْضُ الظُّهْرِ جَمْعًا تَأخيرًا لِلَّهِ َتعَالى
3. Dalam jama' ta'khir tidak disyaratkan tertib, muwalah, dan niat jama' dilakukan pada waktu shalat yang awal. Hanya saja ketiganya sunnah dilakukan.
Apa boleh sholat jamak beserta qoshor ? jawabanya boleh. Namun ada perbedaan didalam niatnya. Berikut untuk niat jamak qoshor.
Niat sholat Dzuhur Jama’ Taqdim dan Qoshor
Apa boleh sholat jamak beserta qoshor ? jawabanya boleh. Namun ada perbedaan didalam niatnya. Berikut untuk niat jamak qoshor.
1. Niat sholat Dzuhur Jama’ Taqdim dan Qoshor
2. Niat sholat Ashar Jama’ Taqdim dan Qoshor
1. Niat sholat Dzuhur Jama’ Ta'khir dan Qoshor
2. Niat sholat Ashar Jama’ Ta'khir dan Qoshor
1. Niat sholat Magrib Jama’ Taqdim
2. Niat sholat Isya' Jama’ Taqdim dan Qoshor
1. Niat sholat Magrib Jama’ Ta'khir
2. Niat sholat Isya' Jama’ Ta'khir dan Qoshor
Niat sholat Dzuhur Jama’ Taqdim dan Qoshor
أُصَلِّيْ فَرْضَ اْلعَصْرِ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ فَرْضُ الظُّهْرِ جَمْعًا تَأخيرًا لِلَّهِ َتعَالى
1. Niat sholat Dzuhur Jama’ Taqdim dan Qoshor
اُصَلىِّ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا ِالَيْهِ العَصْرُ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
2. Niat sholat Ashar Jama’ Taqdim dan Qoshor
اُصَليِّ فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلىَ الظُّهْرِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
1. Niat sholat Dzuhur Jama’ Ta'khir dan Qoshor
اُصَليِّ فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلىَ العَصْرِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
2. Niat sholat Ashar Jama’ Ta'khir dan Qoshor
اُصَليِّ فَرْضَ العَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ الظُّهْرُ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
1. Niat sholat Magrib Jama’ Taqdim
اُصَليِّ فَرْضَ المغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ العِشَاءُ ا َدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
2. Niat sholat Isya' Jama’ Taqdim dan Qoshor
اُصَليِّ فَرْضَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلىَ المغْرِبِِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
1. Niat sholat Magrib Jama’ Ta'khir
اُصَليِّ فَرْضَ المغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاٍت مَجْمُوْعًا اِلىَ العِشَاءِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
اُصَليِّ فَرْضَ العِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا اِلَيْهِ المغْرِبٌ اَدَاءً ِللهِ تَعَالىَ
DONASI VIA DANA
Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi akan digunakan untuk memperpanjang domain https://syariatislam10.blogspot.com/. Terima kasih.
Newer Posts
Newer Posts
Admin
Comments